Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki tujuan untuk mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. Akhlakul karimah atau akhlak yang mulia merupakan salah satu kunci sukses santri di dunia dan akhirat. Ciri seorang santri yang memiliki akhlak mulia dapat dilihat dari berbagai macam tindakannya yang lebih mirip seperti sifat sifat rasul seperti :
- Siddiq (Benar): Seorang nabi harus jujur dalam segala perkataan dan perbuatannya. Dia tidak boleh berbohong atau menipu. Begitu juga seorang santri harus memiliki perkataan yang baik dan benar, tidak berbohong apalagi memfitnah orang lain.
- Amanah (dapat dipercaya): Seorang nabi harus dapat dipercaya. Ia harus menjadi orang yang dapat diandalkan untuk menepati janji dan memenuhi kewajibannya. Begitu juga seorang santri harus memiliki sifat yang amanah atau dapat dipercaya, jika dipercaya dia tidak ingkar.
- Tabligh (menyampaikan risalah): Tugas utama seorang nabi adalah menyampaikan risalah Allah kepada umat manusia.
- Fatanah (kecerdasan): Seorang nabi harus cerdas. Ia harus mampu memahami persoalan-persoalan rumit pada masanya dan mengkomunikasikan pesan Tuhan dengan cara yang relevan dan dapat dimengerti oleh pendengarnya.
Keempat keutamaan ini sangat penting bagi seorang nabi karena mereka memungkinkan dia untuk memenuhi perannya sebagai pembimbing dan pemimpin umat manusia. Seorang nabi yang tidak jujur, tidak dapat dipercaya, atau cerdas tidak akan mampu menyampaikan pesan Tuhan secara efektif kepada umat manusia.
Dalam dunia pendidikan modern seperti saat ini, santri yang memiliki akhlak baik itu masih banyak hanya saja jarang terekspos media karena berita yang kadang tidak relevan jauh lebih disukai oleh publik kita saat ini.
Manfaat Menjadi Santri yang Berakhlak Baik
Akhlakul karimah memiliki banyak manfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Bagi diri sendiri, akhlakul karimah dapat mendatangkan kebahagiaan dan ketenangan hidup. Sedangkan bagi orang lain, akhlakul karimah dapat mendatangkan rasa cinta dan kasih sayang.
Berikut ini adalah beberapa manfaat akhlakul karimah bagi santri:
- Mendapatkan cinta dan kasih sayang dari Allah SWT
- Mendapatkan cinta dan kasih sayang dari orang lain
- Mendapatkan kemudahan dalam segala urusan
- Mendapatkan kesuksesan di dunia dan akhirat
Tips Membentuk Santri yang Berakhlak Mulia
Ada banyak cara untuk membentuk akhlakul karimah, salah satunya adalah dengan belajar di pesantren. Di pesantren, santri diajarkan berbagai ilmu agama, termasuk ilmu akhlak. Santri juga dibiasakan untuk menerapkan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari. Selain pondok pesantren juga boarding school berbasis agama islam memberikan dampak yang cukup baik dalam pembentukan karakter unggul siswa dan santrinya. Beberapa boarding school yang berhasil dalam menciptakan lulusan yang berakhlak mulia adalah Pesantren atau Boarding School Al Masoem yang dimana Al Masoem merupakan salah satu pencetus sistem poin pelanggaran yang dimana tidak ada hukuman fisik kepada siswa dan santrinya. Tapi karena metode ini juga santri bisa mendapatkan contoh yang layak bagaimana memperlakukan seseorang yang melanggar peraturan tanpa harus menghukum secara fisik.
Berikut ini adalah beberapa contoh akhlakul karimah yang harus dimiliki oleh santri:
Jujur
Sifat jujur memang harus dimiliki setiap santri bahkan tidak hanya santri tapi juga siswa dan semua umat muslim. Kejujuran akan membawa seseorang ke pintu berkah sedangkan kebohongan akan membawa seseorang ke kebohongan yang lainnya yang akibatnya hanya akan menciptakan lingkaran setan yang menjerumuskan seseorang ke dalam kemaslahatan.
Tanggung jawab
Seorang santri harus memiliki tanggung jawab. Tanggung jawab terhadap dirinya sendiri, barang yang mereka miliki, tanggung jawab terhadap lingkungannya dan kebersihan kamarnya. Maka dari itu beberapa pondok pesantren menjadikan kebersihan kamar sebagai hal yang harus dipertanggungjawabkan oleh santri akan kebersihannya.
Disiplin
Sifat disiplin harus dimiliki setiap siswa dan santri. Disiplin dalam mengatur waktu untuk shalat merupakan hal yang masih jadi PR bagi seorang siswa dan santri maka dari itu disiplin ini snagat penting.
Toleransi
Toleransi menjadi nilai utama seorang santri di pondok pesantren. Karena pesantren merupakan sebuah tempat yang menyatukan ratusan ras dan budaya yang berbeda dalam satu tempat, maka toleransi merupakan hal yang harus benar benar ditegakan.
Kerja keras
Sudah selayaknya seorang santri harus bekerja keras dalam hal belajar dan mengabdi di pondok. Tanpa adanya kerja keras maka masa depan siswa tidak akan terbentuk dengan baik.
Rasa hormat
Rasa hormat dan saling menghormati satu sama lain merupakan salah satu sifat yang harus dimiliki setiap santri.
Rasa kasih sayang
Rasa kasih sayang disini dalam artian saling menghargai antara satu santri dengan santri lainnya. Ini penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif.
Dengan memiliki akhlakul karimah, santri akan menjadi pribadi yang mulia dan terhormat. Santri juga akan lebih mudah untuk meraih kesuksesan di dunia dan akhirat.
Oleh karena itu, penting bagi santri untuk terus belajar dan berlatih untuk membentuk akhlakul karimah. Santri juga harus selalu berusaha untuk menerapkan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.