Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.
Ngobrolin Kesehatan 5 min read Maret 26, 2022

Jangan Sampai Terkecoh, Kenali Cara Membedakan Minyak Goreng Asli dan Palsu

admrozi
admrozi Author

Kenaikan harga minyak goreng asli yang cukup drastis jadi peluang untuk sebagian orang guna memanfaatkan situasi ini. Mereka memasarkan minyak goreng dengan harga jual yang lebih murah. Tetapi yang mereka jual ternyata bukan minyak asli, namun minyak palsu. Oleh sebab itu kita mesti lebih waspada supaya tak terkecoh. Tetapi kalem saja, supaya anda tak mengalami kerugian kali ini akan diberikan beberapa cara membedakan minyak goreng asli dan yang palsu atau jelantah (yang telah didaur ulang).

Sebelum menyelisik lebih lanjut mengenai cara membedakan minyak goreng asli dan palsu, sebagai masyarakat anda mesti memperoleh edukasi tentang pencegahan peredaran minyak goreng palsu. Penting anda ketahui bahwa minyak goreng terdiri dari tiga jenis, tergantung pada temperatur atau lama penggorengan, yaitu:

  • Shadow frying atau disebut tumis-tumis dan waktunya singkat.
  • Regular fyring yakni minyak yang sudah digunakan untuk menggoreng ikan, tempe, dan yang lainnya dengan suhu antara 90 – 120 derajat celcius dan waktunya lumayan lama.
  • Deep frying umumnya minyak yang dipakai dalam industri makanan seperti pop corn dan makanan cepat saji yang lainnya, dengan suhu di atas 170 derajat celcius dan waktunya lama.

Disamping itu selama penggorengan akan timbul proses oksidasi, hidrolisis dan polimerisasi yang pada akhir proses penggorengan sampai digunakan beberapa kali.

Maka minyak goreng yang berdasar trigliserida ini mengalami perubahan kimiawi dan trigliserida akan berganti wujud jadi “polar compunds” yang saling terjalin oleh “polar covalent bonds” dengan titik didih di bawa bahan utama di dalam minyak goreng.

Berikut ini cara membedakan minyak goreng asli dan palsu atau daur ulang.

  • Pertama-tama sekali, tuangkanlah minyak ke atas penggorengan, lantas dipanaskan selama 1 – 1,5 menit.
  • Bukalah kertas minyak dan letakkan diatas panci berjarak kira-kira 18- 20 cm di atasnya.
  • Coba amatilah selama kira-kira 3 menit. Bila jumlah bercak atau titik-titik pada kertas lebih dari 10 titik atau 10 cm2, maka bisa dipastikan bahwa minyak itu buruk. Karena banyak polar compounds yang gampang menguap.

Bila ingin lebih teliti, gunakan metoda AOCS untuk menilai persentase dari Total Polar Materials (TPM) di dalam minyak sebagai dasar mengukur kualitas migor yang biasa digunakan di beberapa negara maju.

Bila TPM lebih dari 20%, maka pengedar minyak goreng itu dapat dikenakan sanksi berat sebab dinyatakan selaku pemberi racun pada para konsumen.

Disamping itu, bila tercium bau khas atau tak ada baunya, maka dapat dipastikan minyak itu normal. Tetapi jika anda mencium adanya bau tengik, amis, dan yang lainnya, maka minyak goreng itu tidak normal. Bau yang muncul pada minyak palsu, umumnya disebabkan minyak itu merupakan hasil oplosan atau campuran minyak baru dan minyak yang telah digunakan.

Anda pun dapat melacak apakah minyak itu asli ataukah palsu dengan memerhatikan teksturnya. Minyak goreng asli umumnya mempunyai tekstur cair dan encer, sementara itu yang palsu biasanya memiliki tekstur lebih kental. Hal ini disebabkan minyak palsu terbuat dari minyak bekas sehingga telah dipakai berkali-kali.

Minyak yang dipakai berkali-kali umumnya mengandung tepung, lemak, dan yang lainnya dari bahan makanan yang menyebabkan tekstur minyak jadi lebih kental ketimbang minyak goreng asli yang belum pernah dipakai.

Cermatilah dalam mendeteksi minyak goreng. Karena pemakaian minyak goreng palsu bisa menimbulkan beragam masalah kesehatan yang berat. Saat anda mengkonsumai makanan yang diolah dengan menggunakan minyak palsu, maka dapat mendorong timbulnya radikal bebas yang bisa mengakibatkan kerusakan sel dan jaringan di dalam tubuh saat kita mengonsumsi santapan yang dimasak memakai minyak goreng bekas itu.