Kisah mengenai Nabi Musa berhasil membelah lautan rupanya juga terjadi di zaman sekarang. Ada tiga jenis pantai Indonesia yang mengalami peristiwa lautan terbelah seperti pada cerita tersebut. Akan tetapi kali ini bukan karena mukzijat dari Tuhan melainkan memang murni fenomena alam yang terjadi dalam periode tertentu. Jadi ketika lautan tersebut mulai terbelah maka akan membuat daratan luas dan nampak seperti pantai sehingga saat airnya surut dijadikan sebagai objek wisata menarik.
Pantai Lariti
Pantai Lariti lokasinya ada di Desa Soro, Kecamatan Lampu Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Lautan akan terbelah karena mengalami pasang surut pada waktu tertentu sekitar pukul 16.00 sampai 18.00 WITA dan 03.00 sampai dengan 07.00 pagi. Jadi nanti akan ada pemandu khusus yang mengantar para wisatawan di jam yang sudah ditentukan supaya bisa menikmati keindahan pantai tersebut.

Pantai Ngurtafur
Selain di Nusa Tenggara, kejadian lautan terbelah juga ada di daerah Maluku Tenggara yang disebut sebagai Pulau Gosong. Hal ini dikarenakan pantainya berbentuk timbul atau gundukan menyerupai pulau jika terllihat dari kejauhan. Terdapat hamparan pasir putih bersih sepanjang 2 kilometer dan air laut begitu jernih. Bahkan wisatawan juga bisa bertemu dengan para penyu yang tak sengaja berkeliaran di kawasan Pantai Ngurtafur.

Pulau Dodola Besar dan Kecil
Masih di daerah Maluku Utara, terdapat dua pulau dengan fenomena laut terbelah yaitu di Pulau Dodola Besar dan Pulau Dodola Kecil. Ketika air laut sedang surut maka muncul dua pulau tersebut dimana dihubungkan dengan sebuah jembatan pasir putih memanjang. Banyak kegiatan wisata yang dapat dilakukan seperti snorkeling, diving, berenang, ataupun hanya berfoto saja.
Sebelum nekat menyebrang dan mengunjungi pantai-pantai unik tersebut maka sebaiknya Anda mematuhi peraturan setempat. Perhatikan juga waktu yang sudah ditentukan oleh pihak pengelola atau tour guide karena air bisa kapan saja pasang kembali secara tiba-tiba sehingga membahayakan keselamatan jiwa. Pasalnya di jam-jam tertentu lautan akan kembali menyatu dan secara otomatis pulau maupun pantai tersebut akan kembali terendam oleh air.